PKB Yakin Risma Berpotensi Gusur Anies

PKB Yakin Risma Berpotensi Gusur Anies

Kamis, 18/02/2021 18:35 WIB

PKB Yakin Risma Berpotensi Gusur Anies Faisol Riza

JAKARTA, PKBNews - SURVEI Median menunjukan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma berpotensi menggusur Anies Baswedan di posisi kursi Gubernur DKI Jakarta dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

"Survei Median menunjukan posisi Anies di Pilgub DKI sangat terancam," ujar Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Faisol Riza, Kamis (18/2/2021).

Menurut Faisol, Risma berpotensi besar menjadi pemimpin DKI Jakarta selanjutnya. Ia melihat posisi wakil gubernurlah yang saat ini sedang diperebutkan.

"Bu Risma akan jadi kandidat terkuat Pilgub DKI," katanya.

Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menambahkan, "Hampir pasti Gubernur DKI mendatang Risma. Sekarang yang diperebutkan adalah wagub."

Menurut Faisol, masa jabatan Anies sebagai pejabat publik akan berakhir pada 2022, sedangkan Risma akan terus tampil sebagai menteri hingga 2023.

Karena itu, ungkap Faisol, kondisi tersebut dinilai akan berpengaruh terhadap elektabilitas Anies ataupun Risma menjelang perhelatan Pilgub DKI.

"Pak Anies selesai 2022, panggung politiknya berkurang. Sementara Bu Risma masih menteri sampai 2023. Setahun akan berubah banyak," ujarnya.

Diketahui, nama Tri Rismaharini atau Risma kian hari kian membuntuti Anies Baswedan dalam hasil survei sejumlah lembaga survei. Hasil survei terbaru lembaga survei Median menunjukkan nama Tri Rismaharini berada tepat di bawah nama Anies Baswedan terkait Pilgub DKI Jakarta.

Populasi survei Median ini adalah warga DKI Jakarta yang memiliki hak pilih dengan target sampel 400 responden, yang dipilih dengan teknik multistage random sampling. Waktu survei dilakukan pada 31 Januari-3 Februari 2021.

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dan menjalankan protokol kesehatan. Margin of error survei ini +/- 4,9%, dengan tingkat kepercayaan 95%.

Hasilnya:
1. Anies Baswedan: 40,5%
2. Tri Rismaharini; 16,5%
3. Basuki Tjahja Purnama (Ahok): 8,5%
4. Sandiaga Uno: 3,0%

TAG: