WTC Terlalu Kecil untuk Sebuah Kabupaten

WTC Terlalu Kecil untuk Sebuah Kabupaten

Selasa, 17/11/2020 21:35 WIB

WTC Terlalu Kecil untuk Sebuah Kabupaten Logo PKB

CIREBON, PKBNews - KETUA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon, M Luthfi tidak sepakat dengan wacana pemekaran Wilayah Timur Cirebon (WTC). Pasalnya, luas wilayah WTC hanya 1000 kilometer persegi, terlalu kecil untuk sebuah kabupaten.

"Disamping itu, secara perekonomian, WTC tidak terlalu signifikan dalam akselerasi perubahannya," kata dia, Selasa (17/11/2020).

Menurut Luthfi, Cirebon timur dan barat adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Sedangkan Gubenur Jabar memandang bahwa Ciayuma Majakuning adalah geranda belakang. Ia mengusulkan agar gubernur memberi perhatian lebih untuk pembangunan di wilayah Ciayu Majakuning.

Malahan, ungkap Luthfi, gubernur terkesan menganak tirikan wilayah Ciayu Majakuning, dibandingkan dengan daerah lainnya di Jabar. Dia mencontohkan, pembangunan Gor Watubelah Kabupaten Cirebon yang saat ini sudah masuk tahun ke enam, tidak jelas arahnya.

"Sampai sekarang, investasi yang sudah menghabiskan anggaran lebih dari Rp300 milliar, belum juga bisa dimanfaatkan. Boro boro mau membangun cirebon, membangun Gor Watubelah saja tidak selesai selesai. Lihat di Bandung, hanya perlu satu setengah membangun GBLA. Mendingan gubernur konsentrasi saja membangun Jabar dan tidak memekarkan Kabupaten Cirebon. Pokoknya secara prinsip, saya tidak merekomendasikan pemekaran WTC," ucap Luthfi.

Namun pernyataan berbeda disampaikan Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Kabupaten Cirebon asal WTC, Tanung berkata, rencana pemekaran WTC menjadi kabupaten baru, sudah seharusnya direalisasikan. Apalagi, sudah mendapat dukungan dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum. Namun, semua pihak harus saling mendukung agar pemekaran WTC ini segera terwujud. Artinya, harus menjadi kebutuhan semua elemen, sehingga saling bahu-membahu merealisasikannya.

"Pemekaran WTC ini harus dijadikan sebagai hajat dan kebutuhan bersama. Dukungan masyarakat Cirebon Timur harus maksimal, agar bisa segera terwujud," kata Tanung, Rabu (17/11/2020).

Menurutnya, selain butuh kebersamaan semua pihak untuk mewujudkan pemekaran, juga diperlukan ada tokoh yang dimunculkan untuk memperjuangkan pemekaran WTC ini. Meski infrastruktur sudah memadai untuk pemekaran wilayah, namun kajian akademik harus mendalam.

"Kalau untuk infrastruktur sudah memadailah. Kantor samsat sudah ada, stasiun kereta, rumah sakit maupun zona industri sudah ada di Wilayah Cirebon Timur. Paling tinggal bangun tempat pemerintahannya saja. Maka itu, harus ada tokoh yang ditampilkan," ucapnya.

TAG: