Gus Muhaimin Optimistis Haji 2026 Sukses: Wujud Kesungguhan Presiden Bentuk Kemenhaj
Gus MuhaiminPKBNEWS - Anggota Amirul Hajj sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar optimistis penyelenggaraan ibadah haji 2026 akan berjalan lebih sukses dan berkualitas. Optimisme itu disampaikan setelah melihat langsung pelayanan terhadap jemaah haji Indonesia di Arafah yang dinilainya berjalan lancar dan semakin baik.
Hal tersebut disampaikan Gus Muhaimin-sapaan akrab Muhaimin Iskandar usai mengunjungi tenda 86 yang ditempati salah satu kloter jemaah haji asal Ngawi, Jawa Timur di Arafah, Mekkah, Selasa (26/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia turut melaksanakan salat dzuhur berjamaah yang dijamak takdim dengan asar bersama para jemaah.
“Alhamdulillah saya berkesempatan bisa berjamaah dzuhur, jamaak takdim dengan ashar, diawali dengan khutbah yang dibimbing oleh para petugas di sana,” ujar Gus Muhaimin.
Ia mengaku terharu mendengar langsung pengalaman para jemaah yang merasa puas terhadap pelayanan haji tahun ini. Menurutnya, seluruh proses mulai dari keberangkatan hingga pergeseran menuju Arafah berjalan lancar dan aman.
“Saya sangat bersyukur dan terharu. Semua proses jemaah Ngawi dalam satu kloter ini menceritakan bagaimana terharunya mereka karena semua proses berjalan dengan amat lancar. Penerbangan, transportasi, makan, kemudian pergeseran ke Arafah hingga jam 12 siang tadi, semua berjalan lancar dan aman,” katanya.
Tak hanya itu, Gus Muhaimin menyebut layanan bus salawat yang mengantar jemaah menuju Masjidil Haram hingga menu makanan khas Indonesia juga mendapat apresiasi dari para jemaah.
“Bahkan salat lima waktu ke masjid dengan bus salawat amat sangat memuaskan para jemaah dari Ngawi tadi. Termasuk menu makanan khas Indonesia,” lanjutnya.
Menurut Gus Muhaimin, keberhasilan pelayanan haji tahun ini menjadi pelajaran penting bagi pembentukan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia yang bekerja dengan pola dan standar baru pada penyelenggaraan haji mendatang.
“Yang penting, karena ini bisa kita jadikan pelajaran bahwa Kementerian Haji yang baru ini dengan pola kerja baru, standar baru, dan terobosan baru akan merefresh dan membawa penyelenggaraan haji yang lebih baik. Tentu fasilitas menjadi lebih baik, makanan lebih baik, dan insya Allah ibadahnya menjadi nyaman dan nikmat,” tegasnya.
Ia pun menilai pembentukan Kementerian Haji dan Umrah merupakan bukti kesungguhan Presiden dalam memperbaiki tata kelola penyelenggaraan ibadah haji agar lebih fokus, profesional, dan maksimal dalam melayani jemaah.
“Semua ini adalah wujud dari kesungguhan pemerintah untuk membangun Kementerian Haji yang produktif bagi pelaksanaan jemaah haji yang baik. Dan terima kasih kepada Pak Presiden yang telah membentuk Kementerian Haji ini sehingga fokus bekerja menangani haji dengan sungguh-sungguh,” ujar Gus Muhaimin.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Muhaimin juga mengajak seluruh jemaah haji Indonesia untuk mendoakan Presiden dan para pemimpin bangsa agar diberikan kesehatan dan kemampuan membawa Indonesia menjadi negara yang adil, makmur, dan sejahtera.
“Saya juga meminta kepada jemaah-jemaah di seluruh Arafah untuk mendoakan Presiden dan pemimpin-pemimpin kita agar sehat, sukses, dan membawa Indonesia menjadi negara yang adil, makmur, dan sejahtera. Jemaah haji kita 202 ribu lebih, dan doa mereka tentu sangat penting bagi bangsa kita,” katanya.
Menurutnya, momentum Arafah merupakan saat yang sangat istimewa bagi umat Islam karena menjadi waktu terbaik untuk memanjatkan doa.
“Karena detik ini, jam ini, mereka semua sedang menikmati Arafah yang terbaik. Pintu doa dibuka lebar untuk dikabulkannya doa-doa mereka,” tuturnya.
Gus Muhaimin juga mengingatkan bahwa spirit Idul Adha adalah semangat pengabdian dan pengorbanan demi meraih kebahagiaan dan kesuksesan hidup.
“Spirit Idul Adha untuk seluruh umat Islam di dunia adalah spirit pengabdian dan pengorbanan. Dengan pengorbanan, kita akan mendapatkan kenikmatan. Dengan pengabdian, kita akan mendapatkan kebahagiaan dan kesuksesan,” ujarnya.
Menutup keterangannya, Gus Muhaimin menyampaikan optimismenya bahwa seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini akan berjalan sukses hingga tahap akhir.
“Secara umum pelaksanaan ibadah haji tahun ini, alhamdulillah, tinggal dua tahap lagi, yaitu pergeseran ke Muzdalifah dan ke Mina, serta puncaknya di Masjidil Haram. Tinggal satu tahap lagi, insya Allah kita optimistis,” pungkasnya.