Hari Buruh 2026: Nihayatul Wafiroh Tegaskan Lingkungan Kerja Aman, Adil, Inklusif bagi Perempuan

Hari Buruh 2026: Nihayatul Wafiroh Tegaskan Lingkungan Kerja Aman, Adil, Inklusif bagi Perempuan

Jum'at, 01/05/2026 20:24 WIB

Hari Buruh 2026: Nihayatul Wafiroh Tegaskan Lingkungan Kerja Aman, Adil, Inklusif bagi Perempuan nihayah

PKBNEWS - Dalam rangka memperingati Hari Butuh Internasional (May Day) Ketua umum Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh, atau biasa dipanggil Ninik menyatakan dukungan penuh untuk memperkuat perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan pekerja di tengah dinamika dunia kerja yang semakin kompleks demi terwujudnya lingkungan kerja aman, adil dan inklusif utamanya bagi pekerja perempuan.

Menurut Ninik, perempuan pekerja masih menghadapi berbagai tantangan serius di dunia kerja, mulai dari kesenjangan upah, minimnya perlindungan terhadap hak maternitas, hingga tingginya kasus kekerasan dan pelecehan di tempat kerja. Kondisi ini menunjukkan bahwa masih diperlakukan upaya konkret dan berkelanjutan dari semua pihak.

“Momentum Hari Buruh harus menjadi titik tekan bahwa keadilan di tempat kerja, khususnya bagi perempuan, tidak boleh berhenti pada wacana. Negara, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan harus memastikan lingkungan kerja yang aman, bebas dari diskriminasi dan menjunjung tinggi martababt perempuan,” tegas Ninik di Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Ninik juga menyoroti pentingnya kebijakan yang responsif gender, termasuk penguatan regulasi terkait perlindungan pekerja perempuan, penyediaan fasilitas kerja yang ramah perempuan, serta jaminan atas hak-hak reproduksi dan Kesehatan pekerja. Hal tersebut menurut Ninik mendorong peningkatan pengawasan terhadap praktik ketenagakerjaan yang diskriminatif, sekaligus memperkuat peran serikat pekerja dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di tempat kerja.

“Lingkungan kerja yang inklusif bukan hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membuka ruang bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi secara maksimal. Ini bukan hanya soal keadilan, tetapi juga kunci produktivitas dan kemajuan bangsa,” tambahnya.

Dalam peringatan Hari Buruh tahun ini (2026), Ninik mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mewujudkan transformasi dunia kerja yang lebih manusiawi dan berkeadilan, di mana perempuan tidak lagi berada dalam posisi rentan, tetapi menjadi bagian penting dari pembangunan yang setara.

“Sudah saatnya kita memastikan bahwa perempuan pekerja tidak lagi harus berjuang sendiri. Lingkungan kerja yang aman, adil, dan inklusif harus hadir sebagai realitas, bukan sekadar harapan,” pungkasnya.

TAG: