Dokter Gugur Akibat Campak, Neng Eem PKB Desak Perluasan Imunisasi Dewasa

Dokter Gugur Akibat Campak, Neng Eem PKB Desak Perluasan Imunisasi Dewasa

Senin, 30/03/2026 17:41 WIB

Dokter Gugur Akibat Campak, Neng Eem PKB Desak Perluasan Imunisasi Dewasa Neng Eem Marhamah

PKBNEWS - Kabar duka meninggalnya seorang dokter muda akibat komplikasi campak di Cianjur memicu reaksi keras dari Parlemen. Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB, Neng Eem Marhamah Zulfa, mendesak pemerintah untuk segera merombak strategi imunisasi nasional dengan mewajibkan vaksinasi campak bagi kelompok dewasa, terutama tenaga medis yang berada di garis depan.

Neng Eem menegaskan, gugurnya AMW (26), seorang dokter internship (magang), harus menjadi titik balik bagi Kementerian Kesehatan untuk tidak lagi menganggap remeh risiko penularan campak pada orang dewasa.

“Kami sangat berduka. Kejadian ini adalah wake-up call yang sangat serius. Penyakit ini tidak bisa lagi dianggap remeh karena terbukti berujung pada komplikasi mematikan. Pemerintah harus menggencarkan imunisasi bagi orang dewasa, khususnya tenaga medis sebagai garda terdepan,” ujar Neng Eem di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Selama ini, program imunisasi nasional hampir sepenuhnya terfokus pada anak-anak. Namun, Neng Eem menyoroti bahwa mobilitas tinggi dan interaksi intensif tenaga medis dengan pasien membuat mereka menjadi kelompok yang paling rentan sekaligus berpotensi menjadi super-spreader jika tidak memiliki kekebalan yang cukup.
Data menunjukkan situasi yang kian mengkhawatirkan: hingga akhir Februari 2025 saja, telah tercatat 45 Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di 29 kabupaten/kota dengan lebih dari 8.300 kasus terkonfirmasi.

“Tenaga medis setiap hari bertaruh nyawa menghadapi infeksi menular. Memastikan mereka mendapatkan imunisasi lengkap dan berkala bukan hanya soal perlindungan individu, tapi langkah krusial mencegah penularan di dalam fasilitas layanan kesehatan,” tegasnya.

Politisi PKB ini memperingatkan bahwa rendahnya cakupan imunisasi di luar kelompok usia anak-anak akan terus menggerus ketahanan sistem kesehatan nasional. Tanpa adanya penguatan herd immunity di kelompok dewasa, potensi ledakan wabah di lingkungan kerja dan fasilitas umum akan tetap menghantui Indonesia.

Neng Eem meminta pemerintah segera melakukan pemetaan ulang dan memperluas akses vaksinasi campak dewasa di seluruh provinsi yang terdampak KLB.

“Rendahnya cakupan imunisasi berdampak langsung pada ketahanan nasional. Kita tidak boleh membiarkan kejadian memilukan ini terulang. Imunisasi harus diperluas, sekarang juga,” pungkas Neng Eem.

TAG: