Tol Prosiwangi Hanya Dibuka Siang Hari, Nduk Nik Suarakan Keluhan Pemudik Ujung Timur Jawa
NihayahPKBNEWS - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh atau yang akrab disapa Nduk Nik, melontarkan kritik terhadap operasional ruas Tol Probolinggo–Banyuwangi (Prosiwangi) yang dibuka secara fungsional namun hanya beroperasi pada siang hari dan ditutup kembali saat malam.
Menurut legislator asal Banyuwangi tersebut, kebijakan ini justru membingungkan sekaligus mengecewakan masyarakat, khususnya para pemudik yang hendak menuju wilayah ujung timur Pulau Jawa.
“Lah katanya tol sudah sampai Situbondo Barat (Besuki), ini kok hanya sampai Gending saja? Apa dibuka hanya siang saja, kalau malam ditutup? Ahh, pemudik bagian ujung timur Jawa kecewa,” ujar Nduk Nik di Banyuwangi, Rabu (18/3/2026).
Ia menilai, pembukaan tol secara fungsional seharusnya benar-benar memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pemudik, bukan setengah-setengah. Terlebih, arus mudik kerap memuncak pada malam hari sebagai upaya menghindari kemacetan di siang hari.
Nduk Nik juga menyoroti belum optimalnya fasilitas pendukung, khususnya penerangan jalan di sepanjang ruas tol fungsional tersebut. Padahal, keberadaan lampu penerangan menjadi faktor penting untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama saat malam hari.
“Kalau memang kendalanya di penerangan, maka pengelola tol harus segera memfasilitasi lampu jalan yang memadai. Jangan nanggung,” tegasnya.
Ia menambahkan, pemudik cenderung memilih jalur tol untuk menghindari titik-titik kemacetan serta kondisi jalan nasional yang selama ini dikenal kurang memadai di beberapa segmen.
“Pemudik pasti akan banyak memilih malam hari, karena menghindari macet dan kondisi jalan nasional yang sejak dulu memang sering dikeluhkan. Jadi kalau penerangan sudah cukup, saya kira jauh lebih baik tol dibuka 24 jam,” lanjutnya.
Nduk Nik pun mendorong pengelola tol dan pemerintah terkait untuk segera melakukan evaluasi dan percepatan perbaikan fasilitas, agar kehadiran tol fungsional benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam momentum arus mudik Lebaran.