DPC PKB Kabupaten Tangerang Bagikan 500 Bungkus Nasi Box di Bundaran Bugel

DPC PKB Kabupaten Tangerang Bagikan 500 Bungkus Nasi Box di Bundaran Bugel

Jum'at, 17/04/2020 19:40 WIB

DPC PKB Kabupaten Tangerang Bagikan 500 Bungkus Nasi Box di Bundaran Bugel DPC PKB Kabupaten Tangerang

PKBNews - UNTUK meringankan beban warga terdampak Covid 19 di Kabupaten Tangerang, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tangerang membagikan 500 bungkus nasi kotak, 1000 hand sanitizer dan 1000 masker. Pembagian dilakukan di Bundaran Bugel, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

"Ini kegiatan ketiga yang dilakukan DPC PKB Kabupaten Tangerang, setelah beberapa lalu membagikan ribuan paket sembako, hand sanitizer dan masker kepada masyarakat di Kabupaten Tangerang," kata Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang, M Nur Kholis, Jumat (17/4/2020).

Kali ini, ujar Cak Cholis sapaan akrab M Nur Kholis, sasaran pemberian sumbangan nasi box, hand sanitizer dan masker adalah tukang ojek pangkalan, ojek online, sopir angkot dan masyarakat yang melintas di wilayah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

"Alhamdulillah kegiatan ketiga tetap ramai, tukang ojek, sopir angkot dan masyarakat yang melintas di wilayah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang antusias," ucapnya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang itu menegaskan, kegiatan sosial ini bakti PKB selalu hadir di tengah masyarakat, terutama mencegah penyebaran virus Corona di Kabupaten Tangerang.

"Kegiatan ini upaya pengabdian PKB kepada masyarakat dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona," tutur Cak Cholis.

Cak Cholis memastikan kegiatan sosial PKB akan terus berlanjut pada masa pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dengan melakukan aksi kemanusiaan yang akan dilaksanakan di beberapa kecamatan di Kabupaten Tangerang.

"Insya Allah, kami juga akan melakukan kegiatan sosial secara dor to dor ke rumah-rumah warga dibeberapa kecamatan. Semoga batuan yang kami berikan dapat membantu masyarakat di tengah wabah Covid 19 ini," tutupnya.

TAG:


Terkait

-